H20
SABTU 3 DESEMBER 2022
Bagaimana Menjadi Pendengar Yang Baik
Pada hari ini saya melanjutkan bacaan saya kermarin, pada hari ini saya mulai baca buku dari halaman 125 sampai dengan 131.
Ini merupakan rangkuman serta refleksi saya dari bacaan saya hari ini debagai berikut:
Menganggapi Pertanyaan dengan Baik
Pernahkah Anda merasa bingung ketika menghadapi banyak pertanyaan? Atau ketika sudah menjawab pertanyaan, lawan bicara Anda justru menanggapi seperti berikut:
"Kamu nggak mengerti masalahnya!"
"Bukan begitu maksudku!"
"Tapi kan..."
"Tadi kan aku sudah bilang kalau..."
Jika lawan bicaramu berkata seperti itu, ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu tanggapanmu belum dilakukan dengan cara yang benar atau lawan bicaramu memang tidak membutuhkan tanggapan. Berbeda kepribadian, berbeda pula tanggapannya. Berbeda masalah, berbeda pula cara menanggapinya. Menanggapi atau merespons merupakan kegiatan memberikan timbal balik pada lawan bicara secara personal. Karena sifatnya yang personal, biasanya tanggapan merupakan saringan dari pengalaman yang telah dialami sebelumnya dan setidaknya telah membantu seseorang dalam meng- atasi masalahnya sen- diri.
Menanggapi dilakukan selama dan setelah pembicaraan terjadi. Menanggapi ada dalam bentuk verbal dan nonverbal.
Menurut Margaret Imhof dalam buku West & Turner (2009 terdapat dua jenis pendengar, yakni pendengar yang baik da buruk. Pendengar yang baik akan memberikan tanggapa sambil melakukan kontak mata dan menunjukkan posisi tubu menghadap lawan bicara. Pembicara yang buruk akan serin mengambil kesimpulan sendiri, berbicara mengenai diriny sendiri, posisi tangan yang dilipat, dan posisi tubuh jauh da pembicara, serta memiliki kebiasaan menyela pembicaraa orang lain.
Menanggapi pertanyaan tidaklah semudah ya dibayangkan. Dalam aktivitas mendengarkan, kita dap menanggapi dengan berbagai cara, seperti menanggapi sesu dengan apa yang ingin lawan bicara dengar, menanggapi deng fakta atau kebenaran, menanggapi dengan bertanya kemb pada pembicara, dan bahkan bisa juga tidak menanggapi sa sekali karena pembicara tidak membutuhkan tanggapan.
- Menanggapi sesuai dengan apa yang ingin lawan bicara dengar
- Menangapi dengan fakta ataupun realita
AFIRMASI
Saya bahagia, saya disiplin, saya bertanggungjawab.Mulai saat ini dan seterusnya saya akan bahagia, disiplin, dan bertanggung jawab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar