H1
JUMAT 2 DESEMBER 2022
Bagaimana Menjadi Pendengar Yang Baik
Pada hari ini saya melanjutkan bacaan saya kermarin, pada hari ini saya mulai baca buku dari halaman 117 sampai dengan 124.
Ini merupakan rangkuman serta refleksi saya dari bacaan saya hari ini debagai berikut:
Apa yang Perlu Didengarkan?
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang bersifat kolektif sehingga masyarakat lebih mementingkan hidup bersama dan menempatkan manusia sebagai pribadi lebih penting daripada waktu. Namun di lain kesempatan, ada juga ditemukan orang-orang yang berbicara hingga tidak kenal lelah dan tidak kenal waktu. Jenis orang seperti inilah yang melakukan dominasi pembicaraan terus-menerus atau memaksa orang lain mendengarkan keluh kesahnya walaupun orang lain tersebut sedang sibuk dan banyak pikiran.
Sebagai pendengar, Anda pasti akan berusaha mendengarkan dengan baik, namun jika cerita lawan bicaramu tidak menarik, berulang-ulang, dan sulit dipahami, maka Anda pun akhirnya akan bosan dan mengantuk. Lalu bagaimana jika tiba-tiba lawan bicaramu meminta saran ketika otakmu sudah lelah dan tidak tahu alur ceritanya? Bagaimana Anda akan menanggapi?
Kejadian seperti ini perlu diantisipasi. berikut ada enam poin yang perlu diperhatikan agar Anda dapat terbebas dari masalah seperti di atas. Enam poin tersebut ialah 5W+1H, apa sajakah itu?
1. What
2. When
3. Where
4. Who
5. Why
6. How
Meskipun otak manusia bekerja sangat cepat dalam menerima pesan, namun pada akhirnya hanya sedikit yang dapat diingat oleh otak. Maka 5W+1H ini dapat membantu seseorang dalam mengingat inti pembicaraan. Kita tidak perlu mendengarkan secara detail seluruh cerita, namun kita dapat memahami inti dari masalah dengan enam poin tersebut.
Setelah paham poin-poin apa yang perlu didengarkan, coba dipraktikkan langsung dengan lawan bicaramu. Saat ia sedang bercerita, tanyakan keenam poin tersebut, sehingga lawan bicaramu mengetahui bahwa Anda memerhatikan. Lakukan pertanyaan dengan nada pelan, bukan tegas seolah menginterogasi agar lawan bicaramu merasa nyaman, bukan malah merasa terintimidasi. Jika Anda bukan orang yang mudah fokus, hindari pertanyaan "bagaimana" pada orang yang senang berbicara.
AFIRMASI
Saya bahagia, saya disiplin, saya bertanggungjawab.Mulai saat ini dan seterusnya saya akan bahagia, disiplin, dan bertanggung jawab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar