H3
Rabu 16 November 2022
Bagaimana Menjadi Pendengar Yang Baik
Pada hari ini saya melanjutkan bacaan saya kermarin, pada hari ini saya mulai baca buku dari halaman 13 sampai dengan 19.
Ini merupakan rangkuman serta refleksi saya dari bacaan saya hari ini debagai berikut:
Mengapa Kita Perlu Mendengarkan Saat Orang Berbicara?
Berkomunikasi sudah menjadi aktivitas dasar setiap manusia. Mungkin Anda sudah pernah mendengar istilah "manusia adalah makhluk sosial" yang berarti manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan dari orang lain. Sejak kecil kita telah berusaha untuk berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. Komunikasi pertama yang dilakukan bayi yang baru lahir yaitu berupa tangisan. Dari tangisan lapar,t angisan kesepian, sampai tangisan karena tidak nyaman. Semakin beranjak dewasa, komunikasi pun menjadi semakin berkembang. Tidak hanya tangisan yang dilakukan, namun juga dari ekspresi, cara bicara, dan gerakan tubuh merupakan komunikasi yang sengaja maupun tidak sengaja dilakukan. Saat ini, berkomunikasi bisa dilakukan dengan banyak cara, misalnya ngobrol tatap muka, melalui telepon, bahkan kode-kode seperti kedipan mata dan senyuman juga bentuk dari komunikasi.
Syarat berkomunikasi setidaknya melibatkan dua orang atau lebih. Yang satu berbicara dan lainnya mendengarkan, dan tugas tersebut dilakukan secara bergantian. Kita ambil contoh, kalau Anda sedang bermasalah dan curhat, tetapi sahabat Anda asik dengan sosial medianya sendiri dan menanggapimu seadanya. Kesal, bukan? Kejadian seperti itu sering terjadi pada masyarakat Indonesia sejak tahun 2008. Pada masa itu, smartphone berbasis Android sedang booming di Indonesia. Pengguna smartphone semakin banyak dan aplikasi sosial media juga semakin berkembang sehingga penikmat sosial media menjadi lebih sibuk memegang smartphone ketimbang memerhatikan lingkungan sekitar.
Mengapa Kita Perlu Menjadi Pendengar yang Baik?
Menjadi pendengar yang baik bukanlah hal yang mudah. Seseorang harus dapat memahami pesan yang disampaikan oleh mitra tuturnya dan bersikap objektif. Diperlukan konsentrasi yang tinggi, pengalaman, dan keterampilan dalam mendengarkan secara efektif. Manfaat menjadi pendengar yang baik di antaranya sebagai berikut.
a. Mitra bicara kita akan lebih mudah dalam menyampaikan informasi.
b. Hubungan kerja akan semakin baik.
c. Mendorong pembicara untuk tetap berkomunikasi.
d. Informasi dalam bentuk instruksi, umpan balik, dan lainnya menjadi lebih mudah dipahami.
Untuk mendapatkan itu semua diperlukan usaha dan latihan yang teratur untuk menjadi pendengar yang baik. Langkah utama yang perlu diingat yaitu menyadari bahwa keterampilan mendengarkan seseorang sama pentingnya dengan keterampilan berkomunikasi yang lain yaitu berbicara, membaca, dan menulis. Berikut beberapa hal yang dapat dijadikan panduan ketika mendengarkan seseorang berbicara.
Pada pagi hari ini tanaman tomat saya keduanya sudah mulai terlihat lalu, olehkarena itu sayapun menjadi panik dan sesegera mungkn memindahkannya kebawah sinar matahari dan memberinya air secukupnya. Lalu sya meninggalkanya berangkan kesekolah, sepulang sekolah saya lupa akan tanaman tomat saya , beruntungnya tanaman tersebut tidak terkena hujan pada sore hari tadi meskipun begitu saya tetep merasa sedih karena penampilan dari kedua tanaman tomat saya yang telah lelah letih lesu.
Saya harap tanaman saya tersebut dapat bertahan hingga akhir proyek ini, ya meskipun nanti tidak bertahan saya akan beli yang baru ( bolehkan bapak ibu guru yang baca ini, salam abon).
Dah sekian dari saya hari ini, bye...sampai besok proyek P5.
AFIRMASI
Saya bahagia, saya disiplin, saya bertanggungjawab. Mulai saat ini dan seterusnya saya akan bahagia, disiplin, dan bertanggungjawab

"Yang satu berbicara dan lainnya mendengarkan". Poin penting untuk kita dapat berkomunikasi dengan baik. Tanaman tomat, butuh perhatian khusus dalam penanganannya. Seperti kita menghadapi situasi dalam hidup, tidak selalu semuanya mudah dilakukan. Butuh usaha dan pengorbanan tentunya. Selamat merefleksikan
BalasHapus